August 28, 2011

Kehadapan Ramadhan Yang Dikasihi



***********
Kehadapan Ramadhan Yang Dikasihi,
  
            Tinggal dua hari lagi untuk kita bersama, dan kemudian aku akan ditinggalkan lagi menunggu munculmu semula. Pertemuan kita harus dirayakan, Syawal pasti akan kupenuhi dengan kesyukuran dan kemaafan.


Kehadapan Ramadhan Yang Dikasihi,

           Pemergianmu bermakna satu lagi ujian, Menanti hadirmu semula ditemani bisikan-bisikan yang memanggil ku agar melupakan apa yang kau ajarkan. Aku takut, sementara menunggu kelibat wajahmu semula, andai kata aku sudah lupa kemanisan bersamamu.

Kehadapan Ramadhan Yang Dikasihi,

          Lebih menggetarkan jiwa ini sekiranya saat kau muncul semula membawa sinar, aku telah tiada disini. Meninggalkan segalanya, menanti dan menanti saat mendebarkan. Saat di mana, andai kasihku padamu lebih besar dari kasihku pada bisikan-bisikan itu

Kehadapan Ramadhan Yang Dikasihi,

          Semoga kemanisan yang kau bawa kini, keamanan dan ketenangan yang aku kecapi selama kau disisi, akan kembali melambai lagi bila saatnya tiba. Dan ketika itu, aku berharap, aku akan menikmati hadirmu dengan lebih baik dan lebih bahagia.


Kehadapan Ramadhan Yang Dikasihi,

         Kuharap agar gerbang cinta kita ini akan membawaku kesyurga. Ku pohon agar sinar yang kau beri mampu menemani setahun ku tanpamu, tabah dan tetap menunggu hadirmu lagi.

-5.45 am, kamar-

No comments:

Post a Comment